Posts

Showing posts from March, 2021

Diabetes dan Ramadan

Image
Dengan berpuasa Ramadan, aktivitas harian seseorang akan banyak mengalami perubahan, diantaranya: perubahan frekuensi makan, perubahan pola tidur, dan perubahan aktivitas fisik. Pada diabetesi juga demikian. Namun, pada diabetesi terdapat perhatian khusus yaitu perubahan kadar gula darah yang dapat mempengaruhi kondisi klinisnya. Risiko yang mungkin timbul pada diabetesi adalah hipoglikemi, hiperglikemi, dan dehidrasi. Asesmen pra-Ramadan perlu dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan untuk para diabetesi. Hal ini bertujuan supaya para diabetesi dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan aman, nyaman, dan sehat. Referensi: Diabetes and Ramadan, Practical Guidelines 2021, IDF-DAR 2021

Bayiku 10 Bulan

PB 71 cm BB 8,2 kg LK 44 cm Gigi atas tumbuh satu preinsisor kiri Gerak Kasar Dadah Tepuk tangan Menarik badan hingga berdiri dan merambat Gerak Halus Memasang tutup mangkok, kontainer, botol Bahasa dan Kognitif Menengok bila disebut beberapa kata benda Menyampaikan dengan babbling yang spesifik ketika mau nenen Menunjukkan gestur tertentu (minta gendong, menunjuk benda) Sosialisasi dan Kemandirian Memiliki preference ke bapak atau ibu Nggak mau berpisah lama-lama

Penatalaksanaan DM Tipe 2 pada Bulan Ramadan

Image
*catatan pribadi Puasa Ramadan merupakan ibadah wajib yang dilaksanakan oleh umat Islam termasuk yang menyandang Diabetes Melitus Tipe 2. Pada penyandang DM Tipe 2, berpuasa dapat memberikan konsekuensi kesehatan yang penting, terkait dengan berkurangnya frekuensi dan asupan makan. Hal ini berpotensi untuk menyebabkan pasien 5 kali lebih beresiko mengalami hiperglikemia dan sebanyak 7 kali lebih beresiko mengalami hipoglikemia. Sehingga perlu adanya panduan penyesuaian penatalaksanaan DM Tipe 2 selama berpuasa Ramadan dengan mempertimbangkan profil risiko pada masing-masing individu. ADAPTASI METABOLIK PADA KONDISI PUASA POTENSI RISIKO    KATEGORI RISIKO   RANGKUMAN PENATALAKSANAAN: Non-Farmakologi: 1.         Edukasi kepada pasien tentang perlunya penyesuaian penatalaksanaan DM Tipe 2 saat puasa Ramadan. 2.        Nutrisi dan asupan cairan -           Asupan cairan: 30cc/kgBB dalam sehari -           Tepat jenis makanan: sama dengan saat tidak puasa karbohidrat 45-65%, protein 10-20

Suplementasi Vitamin D untuk Anak

Image
*catatan pribadi Manfaat vitamin D tidak hanya pada muskuloskeletal tetapi juga non-muskuloskeletal.  Referensi: