Posts

Bukan Seperti Mereka lagi

Image
Beberapa saat yang lalu aku naik motor melewati jalan kecil, waktu itu aku mau pulang ke rumah dan melewati jalan kecil. Sampe di suatu tempat yang aku ga begitu ingat, dengan suatu alasan aku harus memperlambat laju motorku, bahkan hampir berhenti. Jalan yang cukup sempit, sangat penuh jika hanya di isi motor yang ku naiki dan beberapa gadis kecil yang menepi karena ada klakson motor. Perhatianku teralihkan, bukan lagi pada apa yang ada di depanku tapi apa yang harus ku hindari, gadis-gadis kecil itu. Sejenak aku memandangi mereka, dan entah mereka memandangiku atau tidak, yang jelas dari raut wajahnya tergambar seolah-olah mereka berkata "Bukan aku yang salah mbak karena menghalani jalan..aku cuma main di jalan ini kok, mbak lewat duluan aja.." seolah seperti itu,seiring dengan gelak tawa dan saling mendorong satu sama lain. (Mungkin) memandangiku sekejap dan lalu lari. Terserah apa yang mereka pikirkan, yang jelas aku pernah menjadi anak seusia mereka dan menyenang...

Visit to The US Capitol

Image
Before we went back to Indonesia, the YES students (around closely 400) had a visit to US Capitol in the middle of End-of-Year Orientation. It was on June 30th. And It was one of my dreams by the way, which is to go to some places that symbolize a country, US especially. US Capitol is a place when COngress has meetings.Jadi, ini merupakan Dewan Perwakilannya Amerika Serikat. Mungkin mirip kaya MPR dan DPR kalo di Indonesia kali ya. Bedanya adalah strukturnya. Jadi US Congress itu bentuknya bicameral atau dua rumah, upper house dan lower house. 1. Upper House (Senate) Adalah 2 orang perwakilan dari tiap state (50 states). 2. Lower House (The House of Representatives) Adalah sejumlah 400 berapa orang itu saya ga yakin (sory :)) Dan intinya kunjungan siswa YES ke sana adalah untuk bertemu para senate atau staffnya untuk membicarakan keberlangsungan YES program itu sendiri. It was an honor to be there and talk to the important people. The architecture is so awesome. It's, ...

Renungan Sepuluh Bulan

Sepuluh bulan udah aku tinggal di Amerika. Dan hal yang sering ditanyakan adalah “dapet apa kamu ke Amerika?”. AKu tahu apa yang ku dapatkan, although it’s something invisible for now. Benern deh, jujur kalo untuk mengungkapkan, menjelaskan, susah-susah gampang buat pertanyaan ini. Tapi aku tahu bahwa ‘hal itu’ udah aku dapatkan. Dan, justru di sinilah tantangannya, gimana caranya aku bias njelasin semua itu (dan itu ga sekarang). Banyak sekali kejadian-kejadian yang “feeding mind and soul” yang aku alami selama di sini. Meskipun aku ga tiap kali update Facebook , photos, note, bahkan status. Aku ga serajin itu untuk Facebook. Aku cukup kaget ketika aku coba bikin list apa yang harus dan udah aku lakukan untuk bulan ini. Wow! I am able to do this much! Aku ingat betapa tergantungnya aku sama ‘perintah orang tua’, ‘situasi dan kondisi’ serta ‘tuntutan lingkungan’. Sekarang, selama di sini, siapa yang bakal ngawasin aku coba? Ibaratnya aku bisa aja melakukan apapun tanpa cerita-cerita...

Jangan Convert Dollar ke Rupiah

Kenapa? Bakalan banyak bgt deh. Masa $1 = Rp 9.950? Iya, iya, tapi bukan itu masalahnya. Masalahnya adalah bakal kemahalan nantinya. Buat gampangnya, kita asumsikan $1 = Rp 10.000 (waha..gaya ekonom) Kok bisa? Bisa aja. Bayangkan (sekarang bayangkan), simak harga dibawah ini (di USA) air mineral $2 = Rp 20.000 Roti tawar $2,49 = Rp 24.900 Buku tulis $3 = Rp 30.000 Junkfood $1 = Rp 10.000 (disini ga ada batagor, siomay, apalagi cimol) Shampo $5 = Rp 50.000 Sekarang bandingkan Cellphone murah-lumayan bagus S39,99 = Rp 399.000 Laptop $799,99 = Rp 7.999.900 Flashdisk 4 GB $9 = Rp 90.000 Digicam $159,99 = Rp 1.599.900 Jeans $20 = Rp 200.000 Elektronik cenderung malah lebih murah di sini (saya pake kualitas rata-rata atau lebih). Pantesan bule ga pernah nawar di malioboro! Mau aja dikasih harga Rp 50.000, padahal bisa Rp 15.000, orang masih murah juga. Dan kena...

Don't Put Cell Phone in Your Pocket Anymore!

Why? Because, okay. Let me explain to you. This is what happened to me like….last week or something. I don’t usually put my cell phone in my pocket (especially for jacket and jeans). But, due to my business-at that time I had just texted someone, and I needed to go to the restroom. So, who cares about cell phone if you need to use the restroom, imediately? Now, restroom thing had done. And it was flushed automatically by itself (good technology). It had been flushed, and, I remember my cellphone (now I care). “Where is it? Where is it?”- I was scared. But, it’s not in my pocket! As I remember, it was in my pocket. I just stared at the toilet which was flushing. Could it possibly fall? Argggggh..! Okay, now do you get it? Good, if you do. If not, don’t be too worry-like I was. Just relax. Suddenly I check all over my bag pack. Guess what happened? My cellphone was in there! Good for me I found it. I don’t know what would happen if I put it in my 'small and risky' pocket. I...